Daftar Blog Saya

Kamis, 30 April 2009

Cinta Diantara Persahabatan Part 7

Setalah beberapa menit Aku sampai halaman Rita. Suasananya terlihat sepi. seperti kuburan saja.  padahal biasanya kan ada teman-teman. Aku mencoba menghubungi Rita, tapi tut...tut... tak ada jawaban sedikitpun. lalu Aku sms Samy.
" Sam.... kamu dimana...?"
kemudian Samy membalas.
" Aku sedang dirumah pacarku Irma. emang ada apa Rei.."
mengetahui Samy dirumah kekasihnya, Aku langsung membalas.
" Gak kok Sam... sorry Aku mengganggu waktumu. thanx.."
Aku sedikit bingung. harus kemana nih. kalau pulang nanti pasti ketemu Dewi didepan rumahnya. Aku kan gak enak. tapi moga aja Dia lagi ada di dalam rumah. kemudian Aku langsung kembali lagi kerumah. AKu menyepatkan langkahku begitu lewat di depan halaman rumah Dewi. sebenarnya sich Aku pingin ngobrol dengan Dewi lebih panjang lebar lagi dari yang tadi. tapi sekarang ini Aku belum siap.
Keesokan harinya sekitar Pukul 12:30 WIB. Rita sms Aku.
" Rei,, kerumahku sekarang yach..."
Aku membalas.
" Emang ada apa Rit... penting gak...?"
Tak lama smsku terkirim Rita membalas lagi.
" Kayaknya penting.. hehehe... tapi Kamu kesini aja."
Aku sedikit ragu untuk pergi kesana. kemudian Aku menulis pesan lagi.
" Disana ada siapa saja Rit..." tanyaku melalui sms.
kemudian Rita membalas lagi. emang kalau urusan sms_an atau chattingan Rita rajanya.
" biasalah Rei... temen-temen ada kok. Samy, Eno, Anna n yang laen. tapi Annga gak Ada."
membaca sms dari Rita Aku sedikit gembira, kalu ada Anna pasti Aku betah tiap ghari kerumah Rita. walaupun harus menginap. kemudian Aku bersiap-siap. dan langsung meluncur menuju rumah Rita. sebelim pergi Aku sempatkan diri untuk mengirim pesan ke Rita.
" oke deh Rit... Aku ke rumahmu sekarang."
Beberapa menit kemudian Aku sampai dihalaman Rumah Rita. tapi untung saja tadi sewaktu lewat depan rumah Dewi dia tak ada di luar halaman. kalau ada pasti Aku diajak ngobrol sama Dia. Bukannya Aku tak mau, Tapi kapan-kapan aja. lagian sekarang ini Aku sedikit segan untuk dekat dengannya. Dia kan anak pesantren. pasti ilmu Agamanya tinggi dibandingkan Aku.
dan tepat sampai didepan pintu rumah Rita, belum sempat Aku mengetuk pintu Rita sudah membukakan pintu untukku.
" loh Rit... Aku belum mengetuk pintunya, kok kamu tau Aku sudah sampai."
" Reifan... Reifan... Aku kan lihat Kamu dari jendela, cepat masuk temen-temen sudah didalam tuh."
Aku lihat dikursi ada Siska sama Eno yang asik ngobrol berdua, sementara Samy asik dengerin musik. yang tak kulihat Anna dan Angga. tadi Rita sms Aku katanya Anna sudah ada disini, tapi kok gak ada. kalau Aku bertanya soal Anna pasti temen-temen kalu Aku masih sayang banget sama dia. padahal mereka menyuruh Aku melupakannya. daripada mereka curiga lebih baik Aku bertanya mengenai Angga aja.
" oya dari tadi Aku gak ngelihat Angga. kemana dia."
" gak tau juga Rei, beberapa hari ini kayaknya dia sibuk." jawab Eno.
" iya Rei... kemarin Aku kerumahnya, tapi kata ibunya dia sedang ngerjai tugas kuliahnya." jelas Samy.
" o ya udah lah... lagi pula sebentar lagi Dia kan Ujian semester. emang kalian gak coba  menghubunginya." tanyaku sekali lagi.
" sudah Rei... tapi lo tau sendirikan Angga kalau lagi sibuk, dia gak mau diganggu." ujar siska.
" oo... ya juga ya..."
" kok Anna lama banget ya..." ucap Rita.
" sms aja Rit..." jawab Siska spontan.
Aku sedikit bingung, kok Anna malah belum datang, Ah,,,, tadi pasti Rita ngerjain Aku.
" Oya Rei... Kamu sudah kenal Andi belum..." tanya Samy padaku.
" belum Sam... Aku sih tau, Dia Adiknya Yu Ani kan."
" Iya... kok Kamu tau."
" kalau itu sih Aku tau, tapi Aku belum pernah ketemu langsung dengannya. emang kenapa..?"
" ini.. ntar Anna mau ngenalin Andi ke kita-kita."
Ngenalin Kami dengan Andi.apa jangan-jangan Andi dan Anna sudah pacaran. Aku harus gimana nich. gak mungkin Aku bisa menahan rasa cemburuku bila Aku melihat Anna dengan Pria lain.tapi bagaimana. AKu bingung harus gimana nich. apa harus marah, apa harus benci. setalah Aku,Siska,Eno,Samy, dan Rita bincang panjang lebar, Samy yang bercerita tentang pacar barunya dan Aku yang menceritakan tantang Dewi, barulah terdengar suara suara pintu yang di ketuk. Aku sudah menduga pasti itu Anna. karena yang sedang kami tunggu adalah Dia. perasannku semakin bingung.
" nah itu pasti Anna.. biar Aku bukakan pintu ya." ucap Rita sambil melangkah menuju pintu.
kemudian mereka masuk secara bersamaan. Aku lihat seorang Pria yang berjalan dibelakang Anna dan Rita. Dengan rambut cepak dan kacamata bening. mata coklat dan kulit sawo matang. itu pasti Andi. walau Aku belum pernah bertemu dengannya tapi Aku sudah bisa menebaknya. karena wajahnya sangat mirip dengan Ayu Ani.
" seh,,, yang punya gebetan baru,,, siapa tuh An..." ledek Siska.
" oh.. ini Andi... kenalin semuanya." jawab Anna.
benar sekali dugaanku tadi, Pria itu memang benar Andi. walaupun hatiku begitu tersayat. dengan berat hati Aku mengulurkan tanganku pada Pria itu.
" Reifan." Ucapku sambil mengulurkan tanganku.
" Andi." jawabnya sambil mengulurkan tangannya padaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar